Senin, 12 Juli 2010

Tugas Mandiri

SOAL KONSTRUKSI BETON SEMESTER GASAL BAB I

1. Jelaskan pengertian beton.

2. Jelaskan pengertian beton bertulang.

3. Sebutkan penemuan Lambot tahun 1850 ?

4. Sebutkan penemuan Joseph Monier tahun 1860 ?

5. Apa pendapat C.A. Waitjss tentang beton bertulang ?

6. Sebutkan 3 alasan mengapa beton bertulang mampu

Menahan muatan lentur ?

7. Sebutkan 5 keuntungan beton bertulang ?

8. Sebutkan 3 kerugian beton bertulang ?

9. Sebutkan 5 macam nama peraturan beton dan asal negaranya ?

10. Jelaskan secara ringkas 3 tahapan terciptanya PBI-71 (NI-2).


SOAL KONSTRUKSI BETON SEMESTER GASAL BAB II

1. Sebutkan 4 sifat beton.

2. Untuk menghindari penyusutan akibat pengeringan beton apa yang harus dilakukan?

3. Apakah sifat rayapan (creep) itu?

4. Sebutkan 4 faktor agar beton lebih tahan terhadap ausan/mekanik.

5. Sebutkan 3 bahan/zat kimia yang berbahaya pada beton bertulang.

6. Sebutkan 5 faktor penyebab sifat-sifat beton.

7. Sebutkan 4 jenis kekuatan beton.

8. Sebutkan 6 faktor yang mempengaruhi kekuatan tekan beton.

9. Sebutkan pengertian kuat tekan karakteristik beton.

10. A. Apa pengertian f.a.s.? Jelaskan!

B. 1 m3 beton membutuhkan 400 Kg PC. Bila kita akan membuat 2,5 m3 beton dengan f.a.s = 0,4; Berapa kg air untuk adukan beton tersebut.


SOAL KONSTRUKSI BETON SEMESTER GASAL BAB III

1. Tuliskan rumus Modulus Hidrolis PC dan Modulus Silikat PC.

2. Sebutkan 4 jenis PC berdasar tujuan pemakaiannya.

3. Sebutkan 4 syarat pengujian PC dan nama alat/pesawat yang digunakan.

4. Sebutkan 4 syarat agregat halus untuk beton.

5. Sebutkan 5 syarat agregat kasar untuk beton.

6. Apa fungsi larutan NaOH (Percobaan

warna Abrahms-Harder).

7. Sebutkan 2 alat yang digunakan untuk menguji kekerasan agregat kasar.

8. Sebutkan urutan ukuran/lubang ayakan ISO (8 ayakan).

9. Apa fungsi bendrat dan syaratnya.

10. Sebutkan 2 fungsi air dalam beton.


SOAL KONSTRUKSI BETON SEMESTER GASAL BAB IV

1. Sebutkan 4 langkah pekerjaan penulangan.

2. Sebutkan 3 alat potong tulangan/baja.

3. Sebutkan 3 syarat pemotongan tulangan.

4. Sebutkan 5 syarat pembengkokan tulangan.

5. Gambarkan syarat kait penuh/bulat batang polos.

6. Gambarkan syarat kait miring batang polos.

7. Gambarkan syarat kait begel/sengkang

8. Sebutkan 2 jenis alat pembengkok. Berapa batas diameter yang dianjurkan dari 2 jenis alat tersebut.

9. Sebutkan 3 hal yang harus dipersiapkan dalam membengkok tulangan.

10. Sebutkan 3 hal yang harus diperhatikan sebelum pengadukan beton dimulai.


SOAL KONSTRUKSI BETON SEMESTER GASAL BAB V

1. Sebutkan 4 macam beton menurut berat/volumenya!

2. Sebutkan 4 macam beton menurut cara mengerjakannya!

3. Menurut PBI-71 Kelas beton dibagi berapa? Sebutkan!

4. Menurut PBI-71 Mutu beton dibagi berapa? Sebutkan!

5. Sebutkan 3 sifat adukan beton!

6. Sebutkan 4 faktor yang mempengaruhi kekentalan beton!

7. Jelaskan langkah-langkah Pengujian Slump/Kerucut Abrams, lengkap dengan gambar penjelasnya!

8. Sebutkan 3 hal yang mempengaruhi sifat dapat/mudah dikerjakan pada beton (workability)!

9. Sebutkan 4 hal yang harus dipertimbangkan dalam membuat beton dengan mutu tertentu!

10. Perhitungan kebutuhan bahan beton (perbandingan berat & perbandingan volume).




Selasa, 18 Mei 2010

Hasil Ujian


Dari Siswa sejumlah 521 siswa yang tidak lulus UAN 38 siswa atau 7,29 %.
Ini adalah rekor tidak lulus tertinggi dalam sejarah SMK 1 Blora.
Semoga menjadi pengalaman untuk kita semua.

Minggu, 07 Februari 2010

Smadav 2010 Rev. 8.0

Smadav 2010 Rev. 8.0 dirilis !!!

Smadav 2010 Rev. 8 dirilis dengan berbagai fitur dan penyempurnaan baru yang dikhususkan untuk pemberantasan virus lokal. Fitur-fitur itu seperti Smad-Behavior yang bisa mengenali virus lokal baru yang belum ada di database Smadav dari tingkah lakunya ketika menginfeksi sistem. Smad-Ray yang bisa melakukan scan flashdisk secara otomatis setelah terpasang hanya dalam waktu maksimum 5 detik. Smadav 2010 lebih stabil dan sangat disarankan untuk digabungkan dengan antivirus internasional karena Smadav hanya bisa menangani virus lokal. Pengebalan flashdisk (menggunakan folder autorun.inf) telah disempurnakan lagi dan sebelumnya akan ada konfirmasi sehingga Anda bisa memutuskan apakah suatu flashdisk ingin dikebalkan atau tidak.

Sebagai informasi, dari sampel-sampel virus yang di-upload pengguna ke situs Smadav.net, penyebaran virus lokal saat ini sudah mulai turun drastis di Indonesia. Mungkin ini dikarenakan sudah banyaknya antivirus lokal yang bisa membasmi virus-virus lokal. Dan juga karena pengguna Windows XP yang sudah berkurang karena sebagian sudah meng-upgrade sistem operasinya menjadi Windows Vista atau Windows 7 yang sangat aman dari infeksi virus khususnya virus lokal. Penyebaran virus di Indonesia lebih banyak didominasi oleh virus dan malware internasional yang tentunya tidak bisa diatasi Smadav. Anda wajib dan sangat disarankan menggunakan antivirus internasional untuk perlindungkan komputer Anda dari virus dan malware internasional ini.





(Silahkan buka Pustakamaya SMK 1 Blora dan Upload....)

Spektrum TKBB

SPEKTRUM
DASAR KOMPETENSI KEJURUAN DAN KOMPETENSI KEJURUAN
SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN


SEKOLAH : SMK NEGERI 1 BLORA
BIDANG STUDI KEAHLIAN : TEKNOLOGI DAN REKAYASA
PROGRAM STUDI KEAHLIAN : TEKNIK BANGUNAN
KOMPETENSI KEAHLIAN : TEKNIK KONSTRUKSI BATU DAN BETON

No Kode Standar Kompetensi Kompetensi Dasar Mata Pelajaran Kelas/Jam/Minggu Ket
I II II
1 A.1 Menerapkan dasar-dasar gambar teknik 
1. Menjelaskan dasar-dasar gambar teknik.
2. Mengidentifikasi peralatan gambar teknik.
3. Menggambar garis
4. Menggambar bentuk bidang dan bentuk tiga dimensi
5. Menggambar proyeksi benda.
Gambar Teknik Dasar (GTD I) 4
1. A.2 Menerapkan ilmu statika dan tegangan 
1. Menjelaskan besaran vektor, sistem satuan, dan hukum newton
2. Menerapkan besaran vektor pada gaya, momen dan kopel.
3. Membuat diagram gaya normal, momen gaya, kopel pada konstruksi bangunan.
4. Menerapkan teori keseimbangan.
5. Menerapkan teori tegangan pada konstruksi bangunan.
Statika 4
3 A.3 Menidentifikasi ilmu bangunan gedung 
1. Mendeskripsikan bagian-bagian bangunan gedung.
2. Menjelaskan macam-macam pekerjaan batu bata.
3. Menjelaskan dasar-dasar plumbing.
4. Menentukan jenis pondasi yang tepat untuk bangunan sesuai dengan jenis tanahnya.
5. Menjelaskan macam-macam sambungan.
6. Menerapkan macam-macam konstruksi pintu dan jendela.
Ilmu Bangunan Gedung (IBG) 4
4 A.5 Menerapkan keselamatan kerja dan kesehatan kerja (K3) 
1. Mendeskripsikan keselamatan kerja dan kesehatan kerja.
2. Melaksanakan prosedur
K3
5 A.4 Memahami bahan bangunan
1. Mendeskripsikan bahan bangunan kayu.
2. Mendeskripsikan bahan bangunan batu dan beton.
3. Mendeskripsikan bahan bangunan baja.
Ilbu Bahan Bangunan (IBB) 3
6 B.1 Menghitung konstruksi sederhana
1. Menghitung konstruksi bangunan gedung sederhana
2. Menghitung konstruksi bangunan air sederhana
3. Menghitung konstruksi jembatan sederhana
4. Menghitung konstruksi jalan sederhana.
Kons. Bang. Umum (KBU) 3 4
7 B.2 Membuat gambar pelaksanaan konstruksi 
1. Mengidentifikasi simbol gambar konstruksi batu beton.
2. Menggambar dasar-dasar gambar teknik.
3. Menggambar konstruksi beton pada konstruksi gedung, bangunan air, jalan dan jembatan.
4. Menggambar pasangan batu pada konstruksi gedung, bangunan air, jalan dan jembatan.
5. Membuat gambar kerja konstruksi gedung, bangunan air, jalan dan jembatan.
6. Menggambar dengan perangkat lunak (software) untuk gambar teknik (A.1.6)
Gambar Konstruksi I (GK I) 3 6
8 B.3 Menyusun rencana anggaran biaya (RAB) konstruksi 
1. Mengidentifikasi jenis bahan konstruksi.
2. Melakukan analisa satuan bahan dan upah kerja.
3. Menghitung RAB konstruksi gedung, bangunan air, jalan dan jembatan.
Rencana Anggaran Biaya (RAB I)
Gambar Konstruksi II (GK II) 
RAB II
9 B.2 Membuat gambar pelaksanaan konstruksi
2.3 Menggambar konstruksi beton pada kontruksi gedung, bangunan air, jalan dan jembatan
2.4 Menggambar pasangan batu pada konstruksi gedung, bangunan air, jalan dan jembatan
2.5 Membuat gambar kerja konstruksi gedung, bangunan air, jalan dan jembatan
2.6 Menggambar dengan perangkat lunak (software) untuk gambar teknik.(AutoCAD).
10 B.5 Mengelola pekerjaan konstruksi 
1. Mendeskripsikan unsur-unsur pengelolaan pekerjaan konstruksi.
2. Membuat jadwal pengelolaan material, tenaga kerja, peralatan dan waktu pekerjaan konstruksi gedung, bangunan air, jalan dan jembatan.
3. Membuat laporan pekerjaan pada konstruksi gedung, bangunan air, jalan dan jembatan.
11 B.4 Menggunakan peralatan tangan dan mekanik listrik pada konstruksi batu dan beton 
1. Menentukan peralatan tangan dan mekanik/ listrik pekerjaan konstruksi gedung, bangunan air, jalan dan jembatan.
2. Menggunakan peralatan tangan dan mekanik/listrik pekerjaan konstruksi gedung, bangunan air, jalan dan jembatan. Praktek Bangunan Gedung (PBG) 6
2 B.7 Melaksanakan pengukuran konstruksi. 
1. Mengidentifikasi peralatan pengukuran dan leveling.
2. Melaksanakan pengukuran pekerjaan konstruksi gedung, bangunan air, jalan dan jembatan.
3. Memasang papan duga (bouwplank) pekerjaan pada pekerjaan konstruksi gedung, bangunan air, jalan dan jembatan.
4. Melaksanakan leveling pada pekerjaan konstruksi gedung, bangunan air, jalan dan jembatan.
13 B.6 Melaksanakan pemeriksaan bahan bangunan 
1. Mendeskripsikan prosedur pemeriksaan bahan bangunan.
2. Memeriksa bahan bangunan di lapangan.
3. Membuat benda uji di lapangan untuk uji kekuatan, kelecakan beton.
Pem. Bahan Bang. (PBB) 2
14 B.8 Melaksanakan pekerjaan perancah 
1. Menjelaskan penggunaan perancah.
2. Memasang papan duga perancah pada pekerjaan konstruksi gedung, bangunan air, jalan dan jembatan.
3. Memasang perancah pada pekerjaan konstruksi gedung, bangunan air, jalan dan jembatan. Pekerjaan Beton (Beton I)
Pekerjaan Beton (Beton II) 4
15 B.9 Melaksanakan pekerjaan scafolding 
1. Menjelaskan penggunaan scafolding.
2. Memasang scafolding untuk pekerjaan konstruksi gedung, bangunan air, jalan dan jembatan.
16 B.10 Melaksanakan pekerjaan pembesian 
1. Mengidenfikasi peralatan pekerjaan tulangan/pembesian.
2. Melaksanakan pekerjaan persiapan pemasangan tulangan (beton decking, tulangan penyangga).
3. Memasang tulangan/pembesian pada pekerjaan konstruksi gedung, banguan air, jalan dan jembatan
17 B.11 Melaksanakan pengecoran beton 
1. Merancang campuran beton.
2. Membuat adukan beton segar
3. Melakukan pengecoran beton untuk pekerjaan konstruksi gedung, bangunan air, jalan dan jembatan.
18 B.13 Melaksanakan pekerjaan beton pracetak 
1. Mendeskripsikan beton pracetak.
2. Membuat cetakan beton pracetak.
3. Melakukan pengecoran beton pracetak.
4. Memasang beton pracetak pada pekerjaan konstruksi gedung, bangunan air, jalan dan jembatan.
5. Memasang detail sambungan beton pracetak pada pekerjaan gedung, bangunan air, jalan dan jembatan Pekerjaan Beton
(Beton II)
19 B.12 Melaksanakan pekerjaan bangunan. (finishing) 
1. Mendeskripsikan pekerjaan finishing.
2. Melaksanakan pasang bata/dinding/bricklayer /bricklaying.
3. Melaksanakan pasang batu/stone (rubble mason)
4. Melaksanakan plesteran /plasterer/solid plasterer.
5. Melaksanakan pasang keramik
6. Melaksanakan pasang lantai tegel, ubin, dan marmer.
7. Melaksanakan pengecatan bangunan
Pekerjaan Batu(P. Batu) 6
20 B.14 Melaksanakan pekerjaan jalan 
1. Mendeskripsikan pekerjaan jalan.
2. Menidentifikasi lapisan perkerasan jalan.
3. Melaksanakan pemadatan jalan.
4. Mengidentifikasi jenis pengaspalan jalan.
5. Melaksanakan pekerjaan pengaspalan jalan.
Konstruksi Jalan Raya (KJR) 4
 




STRUKTUR MATA PELAJARAN PRODUKTIF
KOMPETENSI KEAHLIAN TKBB BERDASARKAN KTSP SPEKTRUM 2008

No. KELAS MATA PELAJARAN JAM/
MINGGU KODE STANDAR KOMPETENSI/KOMPETENSI DASAR


1 X GTD Gambar Teknik Dasar 4
A.1 Menerapkan dasar-dasar gambar teknik
1.1 Menjelaskan dasar-dasar gambar teknik
1.2 Mengidentifikasi peralatan gambar teknik
1.3 Menggambar garis
1.4 Menggambar bentuk bidang dan bentuk tiga dimensi
1.5 Menggambar proyeksi benda


2 X STB Statika Bangunan
2 A.2 Menerapkan ilmu statika dan tegangan
2.1 Menjelaskan besaran vector, system satuan, dan hukum Newton
2.2 Menerapkan besaran vector pada gaya, momen dan kopel
2.3 Membuat diagram gaya normal, momen gaya, kopel pada kons-
truksi bangunan.
2.4 Menerapkan teori teori keseimbangan
2.5 Menerapkan teori tegangan pada konstruksi bangunan


3 X IBG Ilmu Bangunan Gedung 4
A.3 Mengidentifikasi ilmu bangunan gedung
3.1 Mendeskripsikan bagian-bagian bangunan gedung
3.2 Menjelaskan macam-macam pekerjaan batu bata
3.3 Menjelaskan dasar-dasar plambing
3.4 Menentukan jenis pondasi yang tepat untuk bangunan sesuai dengan jenis tanahnya
3.5 Menjelaskan macam-macam sambungan
3.6 Menerapkan macam-macam konstruksi pintu dan jendela.
3.7 Menerapkan macam-macam pekerjaan batu bata
3.8 Menerapkan macam-macam pekerjaan dasar plambing
3.9 Menerapkan macam-macam pondasi batu kali
A.5 Menerapkan keselamatan dan kesehatan kerja (K3)
5.1 Mendeskripsikan keselamatan dan kesehatan kerja (K3)
5.2 Melaksanakan prosedur K3

4 X IBB Ilmu Bahan Bangunan 2
A.4 Memahami bahan bangunan
4.1 Mendeskripsikan bahan bangunan kayu
4.2 Mendeskripsikan bahan bangunan batu dan beton
4.3 Mendeskripsikan bahan bangunan baja.

5 X PDS Pekerjaan Dasar Survey 3
A.6
A.7 Memahami dasar-dasar survey dan pemetaan
6.1 Mendeskripsikan suvei dan pemetaan
6.2 Mengidentifikasi jenis-jenis peralatan survey dan pemetaan
6.3 Mengidentifikasi jenis-jenis pekerjaan survey dan pemetaan
Melaksanakan pekerjaan dasar-dasar survey dan pemetaan
7.1 Menjelaskan proses pelaksanaan pekerjaan dasar-dasar survey dan
Pemetaan
7.2 Melaksanakan pekerjaan dasar-dasar survey dan pemetaan
7.3 Menghitung hasil pengukuran
7.4 Menggambar hasil pengukuran.

6 X PBU Praktek Bangunan Umum 6
B.4
B.7 Menggunakan peralatan tangan dan mekanik listrik pada konstruksi batu dan beton
4.1 Menentukan peralatan tangan dan mekanik/listrik pekerjaan kontruksi gedung,bangunan air, jalan dan jembatan
4.2 Menggunakan peralatan tangan dan mekanik/listrik pekerjaan konstruksi gedung, bangunan air, jalan dan jembatan
Melaksanakan pengukuran konstruksi
7.1 Mengidentifikasi peralatan pengukuran dan leveling
7.2 Melaksanakan pengukuran pekerjaan konstruksi gedung, bangunan air, jalan dan jembatan
7.3 Memasang papan duga (bauwplank) pekerjaan pada pekerjaan konstruksi gedung, bangunan air, jalan dan jembatan
7.4 Melaksanakan leveling pada pekerjaan konstruksi gedung, bangunan air, jalan dan jembatan.

7 XI KBU 1 Konstruksi Bangunan Umum 3
B.1 Menghitung konstruksi sederhana
1.1 Menghitung konstruksi gedung sederhana
1.2 Menghitung konstruksi bangunan air sederhana

8 XI GK 1 Gambar Konstruksi 3
B.2
A.1 Membuat gambar pelaksanaan konstruksi
2.1 Mengindentifikasi simbol gambar konstruksi batu dan beton
2.2 Menggambar dasar-dasar gambar teknik
2.3 Menggambar konstruksi beton pada kontruksi gedung, bangunan air, jalan dan jembatan
2.4 Menggambar pasangan batu pada konstruksi gedung, bangunan air, jalan dan jembatan
2.5 Menggambar dengan perangkat lunak (software) untuk gambar
teknik.

9 XI RAB 1 Rencana Anggaran Biaya 3
B.3 Menyusun Rencana Anggaran Biaya (RAB) konstruksi
3.1 Mengindentifikasi jenis bahan konstruksi
3.2 Melakukan analisa satuan bahan dan upah kerja
3.3 Menghitung RAB kontruksi gedung, bangunan air, jalan dan jembatan.

10 XI PBB Pemeriksaan Bahan Bangunan 3
B.6 Melaksanakan pemeriksaan bahan bangunan
6.1 Mendeskripsikan prosedur pemeriksaan bahan bangunan
6.2 Memeriksa bahan bangunan di lapangan
6.3 Membuat benda uji di lapangan untuk uji kekuatan, kelecakan beton.

11 XI Beton 1 Pekerjaan Beton 4
B.8 B.9 B.10 Melaksanakan pekerjaan perancah
8.1 Menjelaskan penggunaan perancah
8.2 Memasang papan duga perancah pada pekerjaan kontruksi gedung, bangunan air, jalan dan jembatan
8.3 Memasang perancah pada pekerjaan kontruksi gedung, bangunan air, jalan dan jembatan.
Melaksanakan pekerjaan scafolding
9.1 Menjelaskan penggunaan scafolding
9.2 Memasang scafolding untuk pekerjaan kontruksi gedung, bangunan air, jalan dan jembatan.
Melaksanakan pekerjaan pembesian
10.1 Mengindentifikasi peralatan pekerjaan tulangan/pembesian
10.2 Melaksakan pekerjaan persiapan pemasangan tulangan (beton decking, tulangan penyangga)
10.3 Memasang tulangan/pembesian pada pekerjaan kontruksi gedung, bangunan air, jalan dan jembatan.

12 XI P.Batu Pekerjaan Batu 6
B.12 Melaksanakan pekerjaan finishing bangunan
12.1 Mendeskripsikan pekerjaan finishing
12.2 Melaksanakan pasang bata/dinding/ bricklayer/bricklaying
12.3 Melaksanakan pasang batu/stone (rubble) mason
12.4 Melaksanakan plesteran/plasterer/solid plasterer
12.5 Melaksanakan pasang keramik (lantai dan dinding)
12.6 Melaksanakan pasang lantai tegel, ubin, dan marmer
12.7 Melaksanakan pengecatan bangunan.

13 XII KBU 2 Konstruksi Bangunan Umum 4
B.1 Menghitung konstruksi sederhana
1.3 Menghitung konstruksi jembatan sederhana
1.4 Menghitung konstruksi jalan sederhana.
14 XII GK 2 Gambar Konstruksi 6 B.2 Membuat gambar pelaksanaan konstruksi
2.3 Menggambar konstruksi beton pada kontruksi gedung, bangunan
air, jalan dan jembatan
2.4 Menggambar pasangan batu pada konstruksi gedung, bangunan
air, jalan dan jembatan
2.5 Membuat gambar kerja konstruksi gedung, bangunan air, jalan
dan jembatan
2.6 Menggambar dengan perangkat lunak (software) untuk gambar
teknik.(AutoCAD).

15 XII RAB 2 Rencana Anggaran Biaya 6
B.5 Mengelola pekerjaan konstruksi
5.1 Mendeskripsikan unsur-unsur pengelolaan pekerjaan konstruksi
5.2 Membuat jadwal pengelolaan material, tenaga kerja, peralatan dan waktu pekerjaan konstruksi gedung, bangunan air, jalan dan jembatan
5.3 Membuat laporan pekerjaan pada kontruksi gedung,bangunan air, jalan dan jembatan.

16 XII Beton 2 Pekerjaan Beton 4
B.11 Melaksanakan pengecoran beton
11.1 Merancang campuran beton
11.2 Membuat adukan beton segar
11.3 Melakukan pengecoran beton untuk pekerjaan kontruksi gedung, bangunan air, jalan dan jembatan.

17 XII KJR Konstruksi Jalan Raya 4
B.14 Melaksanakan pekerjaan jalan
14.1 Mendeskripsikan pekerjaan jalan
14.2 Mengidentifikasi lapisan perkerasan jalan
14.3 Melaksanakan pemadatan jalan
14.4 Mengidentifikasi jenis pengaspalan jalan
14.5 Melaksanakan pekerjaan pengaspalan jalan.

Spektrum TKBB B.10 : Melaksanakan Pekerjaan Pembesian

SILABUS

SATUAN PENDIDIKAN : SMK 1 BLORA
BIDANG STUDI KEAHLIAN : TEKNOLOGI DAN REKAYASA
PROGRAM STUDI KEAHLIAN : TEKNIK BANGUNAN
KOMPETENSI KEAHLIAN : TEKNIK KONSTRUKSI BATU DAN BETON
KODE KOMP. KEAHLIAN : 003
STANDAR KOMPETENSI : MELAKSANAKAN PEKERJAAN PEMBESIAN (B.10)
KELAS / SEMESTER : XI / 3 DAN 4
ALOKASI WAKTU : 60 JAM PELAJARAN @ 45 MENIT

KOMPETENSI DASAR INDIKATOR MATERI PEMBELAJARAN KEGIATAN PEMBELAJARAN PENILAIAN ALOKASI WAKTU SUMBER BELAJAR
TM PS PI JML
10.1 Mengindentifikasi peralatan pekerjaan tulangan/pembesian
 Tulangan dipersiapkan, diluruskan dan diukur sesuai gambar kerja.
 Alat potong tulangan dan meja pembengkok tulangan dalam kondisi prima, baik manual maupun mekanis serta peralatan K3L dipersiapkan.
 Pemotongan dan pembengkokkan dilaksanakan sesuai bentuk gambar yang tercantum dalam formulir tabel bengkokkan dengan standar prosedur operasional yang berlaku.
 Praktek menyiapkan tulangan sesuai dengan gambar kerja
 Praktek menyiapkan peralatan ; alat potong, meja pembengkok dan peralatan K3L
 Praktek pemotongan dan pembengkokan tulangan sesuai gambar dan tabel bengkokan dilakukan dengan prosedur  Memahami gambar kerja

 menyiapkan peralatan kerja
 memotong dan mem bengkokkan tulang an yang sesuai gam bar
 Melaksanakan pembengkokan tulangan.
 Tes Tulis 8 12 - 20  Buku Teknik Gambar Bangunan I, II dan III, Soeparno
 Buku Teknik Struktur Bangunan I, II dan III, Dian Ariestadi
 Buku Teknik Konstruksi Bangunan Gedung, I dan II, AG. Tamrin
 Dokumen Pelaksananan Proyek.
 Keselamatan Kerja, Paket Depdikbud.
10.2. MMelaksakan pekerjaan persiapan pemasangan tulangan (beton decking, tulangan penyangga)  Berdasarkan gambar konstruksi di dalamnya termasuk detail potongan memanjang dan melintang dari penampang beton harus disusun dalam bentuk gambar bukaannya.
 Bukaan tulangan tersebut harus digambar bentuk tulangannya, ukuran tiap-tiap ruas yang dibengkokkan, ukuran panjang, mutu dan diameter tulangan.
 Bukaan tulangan ditabelkan dalam bentuk formulir bengkokan tulangan.
 Membaca gambar konstruksi
 Menyusun gambar bukaan yang berisi ; bentuk tulangannya , ukuran tiap-tiap ruas yang dibengkokkan, panjang, mutu dan diameter
 Pelatihan membuat tabel / formulir Bengkokan Tulangan  Memahami gambar kerja
 membuat gambar bukaan
 membuat tabel Bengkokan tulangan
 Membuat tabel potongan, ukuran panjang dan bengkokan tulangan berdasarkan diameternya.
 Hasil Kerja 8 8 - 16  Buku Teknik Gambar Bangunan I, II dan III, Soeparno
 Buku Teknik Struktur Bangunan I, II dan III, Dian Ariestadi
 Buku Teknik Konstruksi Bangunan Gedung, I dan II, AG. Tamrin
 Dokumen Pelaksananan Proyek.
 Keselamatan Kerja, Paket Depdikbud.
10.3. MMemasang tulangan/pembesian pada pekerjaan kontruksi gedung, bangunan air, jalan dan jembatan.  Tulangan dikontrol kebenarannya berdasarkan gambar dan dihitung jumlahnya.
 Tulangan dibersihkan dari kotoran yang melekat di sekeliling tulangan.
 Tulangan-tulangan diikat dengan baik dan diberi tanda kode sesuai gambar.
 Tulangan disimpan dan disusun sedemikian rupa agar dalam jadwal pemasangan tidak ada kesulitan dalam pengangkatan sesuai prosedur operasional yang berlaku.
 Alat-alat potong dan meja pembengkok dibersihkan dan disimpan.
 Praktek pengontrolan / penghitungan tulangan berdasarkan gambar
 Praktek membersihkan tulangan selanjutnya diakukan pengikatan , dan diberi kode sesuai gambar
 Praktek menumpuk tulangan, agar mudah pendistribusiannya sesuai prosedur operasioal
 Praktek pembersihan peralatan kerja  mengontrol penghitungan tulangan

 memperlakukan dan penyimpanan yang sesuai dengan prosedur operasional
 membersihkan peralatan

 Melaksanakan penyimpanan tulangan.
 Tes Tulis / Hasil Kerja 8 16 - 24  Buku Teknik Gambar Bangunan I, II dan III, Soeparno
 Buku Teknik Struktur Bangunan I, II dan III, Dian Ariestadi
 Buku Teknik Konstruksi Bangunan Gedung, I dan II, AG. Tamrin
 Dokumen Pelaksananan Proyek.
 Keselamatan Kerja, Paket Depdikbud.
24 36 - 60


Blora, 13 Juli 2009
Disahkan WKS1, Diperiksa Kaprog. TKBB, Guru Pengampu,


AGUS BUDIYONO Drs. SUDARSO Drs. SLAMET PRIYATIN
NIP 131686462 NIP 131637778 NIP 131472263

Spektrum TKBB B.8 : Melaksanakan Pekerjaan Perancah

SILABUS
SATUAN PENDIDIKAN : SMK 1 BLORA
BIDANG STUDI KEAHLIAN : TEKNOLOGI DAN REKAYASA
PROGRAM STUDI KEAHLIAN : TEKNIK BANGUNAN
KOMPETENSI KEAHLIAN : TEKNIK KONSTRUKSI BATU DAN BETON
KODE KOMP. KEAHLIAN : 003
STANDAR KOMPETENSI : MELAKSANAKAN PEKERJAAN PERANCAH (B.8)
KELAS / SEMESTER : XI / 3 DAN 4
ALOKASI WAKTU : 60 JAM PELAJARAN @ 45 MENIT

KOMPETENSI DASAR INDIKATOR MATERI PEMBELAJARAN KEGIATAN PEMBELAJARAN PENILAIAN ALOKASI WAKTU SUMBER BELAJAR
TM PS PI JML
8.1. Menjelaskan penggunaan perancah
 Konstruksi elemen rencana diidentifikasi dalam pemilihan bahan acuan dan perancah secara langsung di lapangan atau fabrikasi.
 Kriteria mutu bahan kayu, besi dan bahan pembentuk beton ekspos (membran) dari standar yang berlaku atau dari produsen tentang penggunaannya diidentifikasi dan ditentukan.
 Ketentuan-ketentuan perlakuan di lapangan terhadap bahan kayu, besi dan membran diidentifikasi.
 Ukuran-ukuran standar bahankayu dan besi diidentifikasi sesuai dengan kebutuhan pekerjaan dan spesifikasi teknis.
 Metode penumpukan dan penyimpanan bahan di lapangan diidentifikasi
 Lokasi penumpukan dan penyimpanan bahan/ material ditentukan sesuai keadaan lapangan dan diperlakukan sesuai spesifikasi yang ada dan dikontrol bebas dari rayap-rayap, kotoran, debu, air dan jenis material lainnya yang menurunkan kualitas bahan utama.
 Penggunaan bahan saat pemasangan diatur sesuai urutan kedatangan dari alat-alat pengangkat.
 Latihan mengidentifikasi bahan acuan dan perancah di lapangan atau fabrikan
 Latihan mengidentifi kasi mutu bahan ; kayu , besi, pembentuk beton ekspos, atau dari produsen tentang penggunaannya , dan selanjutnya ditentukan
 Mengidentifikasi ketentuan mengenai perlakuan bahan-bahan tsb di lapangan
 Mengidentifikasi Ukuran- ukuran standar bahan disesuaikan dengan kebutuhan pekerjaan dan spesifi kasi teknis.
 Mengidentifikasi metode penumpukan dan penyimpanan bahan di lapangan
 Latihan menentukan lokasi penyimpanan material, disesuaikan antara jenis bahan dan kondisi lapangan
 Pengaturan penggunaan bahan sesuai dengan urutan kedata ngan
 mengidentifikasi bahan – bahan acuan dan perancah



 mengidentifi kasi mutu bahan; kayu , besi, pembentuk beton ekspos, atau dari produsen tentang penggunaannya, dan selanjutnya ditentukan


 mengidentifikasi keten tuan perlakauan bahan



 meng identifikasi ukuran bahan sesuai de ngan spsifikasi teknis pekerjaan



 meng identifikasi metode penumpukan dan penyimpanan

 menentukan lokasi penyimpanan sesuai jenis bahan


 mengatur distribusi penggunaan bahan sesuai urutan kedatangan
 Test Tulis 20 - - 20  Buku Teknik Gambar Bangunan I, II dan III, Soeparno
 Buku Teknik Struktur Bangunan I, II dan III, Dian Ariestadi
 Buku Teknik Konstruksi Bangunan Gedung, I dan II, AG. Tamrin
 Dokumen Pelaksananan Proyek.
 Keselamatan Kerja, Paket Depdikbud

8.2. Memasang papan duga perancah pada pekerjaan kontruksi gedung, bangunan air, jalan dan jembatan  Kebutuhan dicatat dan dihitung sesuai dengan kondisi atau keadaan elemen struktur yang terencana.
 Bahan-bahan diambil sesuai urutan kedatangan dan digunakan sesuai spesifikasi penggunaannya berdasarkan material dasar atau dari perusahaan pembuat.
 Lokasi penumpukan dan penyimpanan bahan sementara saat dipersiapkan dan tidak mengganggu lalu lintas pekerjaan bagian konstruksi lainnya.
 Bahan disusun berdasarkan ukuran menurut dasar material atau standar dari perusahaan pembuat.
 Bahan-bahan diambil sesuai urutan kedatangan dan disimpan sementara di lokasi yang telah memenuhi persyaratan kebersihan sesuai spesifikasi yang ada
 Lokasi penumpukan dan penyimpanan bahan sementara saat dipersiapkan dan tidak mengganggu lalu lintas pekerjaan bagian konstruksi lainnya.
 Latihan membuat per hitungan kebutuhan bahan disesuaikan dengan kondisi / keadaan elemen struktur
 Praktek mengambil bahan-bahan disesuaikan dengan urutan ke datangan sesuai degan spesifikasi , kegunaan
 Praktek melokalisir penumpukan yang tidak mengganggu kegiatan lainnya
 Praktek menyusun bahan berdasarkan ukurannya
 Praktek pengambilan bahan sesuai dengan urutan kedatangan selanjutnya disimpan pada lokasi yang memenuhi syarat bahan
 cara meng hitung kebutuhan bahan sesuai dengan kondisi pekerjaan


 mengambil bahan sesuai urutan kedatangan dan kegunaan


 melokalisir penumpukan bahan yang tidak mengganggu kegiatan lain
 menyusun bahan berdasarkan ukurannya
 pengambilan bahan sesuai dengan urutan dan selanjutnya menyimpan pada lokasi yang memenuhi syarat


 Tes Tulis / Hasil Kerja 8 12 20  Buku Teknik Gambar Bangunan I, II dan III, Soeparno
 Buku Teknik Struktur Bangunan I, II dan III, Dian Ariestadi
 Buku Teknik Konstruksi Bangunan Gedung, I dan II, AG. Tamrin
 Dokumen Pelaksananan Proyek.
 Keselamatan Kerja, Paket Depdikbud

8.3. Memasang perancah pada pekerjaan kontruksi gedung, bangunan air, jalan dan jembatan.
 Bahan/material disyaratkan bahwa air semen tidak diserap oleh material, kuat dan awet (dapat dipakai berulang-ulang) diidentifikasi.
 Landasan penumpukan harus dibuat terlebih dahulu dan ditentukan berdasarkan bahan balok beton atau balok baja, dan sebagainya yang mampu menahan beban statis/getaran dan penurunan setempat.
 Latihan mengidentifikasi bahan acuan yang awet dan kuat juga tidak menyerap air
 Praktek membuat landasan penumpukan bahan yang sesuai dengan ketentuan spesifikasi pabrik  mengidentifikasi bahan acuan yang awet dan kuat juga tidak menyerap air

 membuat landasan penumpukan bahan yang sesuai dengan ketentuan spesifikasi pabrik
 Tes Tulis / Hasi Kerja 8 12 20  Buku Teknik Gambar Bangunan I, II dan III, Soeparno
 Buku Teknik Struktur Bangunan I, II dan III, Dian Ariestadi
 Buku Teknik Konstruksi Bangunan Gedung, I dan II, AG. Tamrin
 Dokumen Pelaksananan Proyek.
 Keselamatan Kerja, Paket Depdikbud

36 24 - 60

Blora, 13 Juli 2009
Disahkan WKS1, Diperiksa Kaprog. TKBB, Guru Pengampu,


AGUS BUDIYONO Drs. SUDARSO Drs. SLAMET PRIYATIN
NIP 131686462 NIP 131637778 NIP 131472263

Jumat, 05 Februari 2010

Tugas Semester 6 Gambar/RAB

PEMERINTAH KABUPATEN BLORA
DINAS PENDIDIKAN
SMK NEGERI 1 BLORA
Jl. Gatot Subroto Km. 4,1 Telp. (0296) 531565 Blora 58252 Fax. 0296 33465 www.smk1blora.com
Email : smk1blora@yahoo.com



SOAL GAMBAR KONSTRUKSI DAN RAB
SEMESTER 6
(Waktu : 2 x 8 Jam Pelajaran)

RENCANA ANGGARAN BIAYA (RAB)
(Data/Formulir Terlampir)

REKAPITULASI RAB
(Data/Formulir Terlampir)

TIME SCHEDULE/JADWAL PELAKSANAAN PEKERJAAN
(Data/Formulir Terlampir)

DATA LAPORAN HARIAN
Pekerjaan Pembangunan Laboratorium IPA SMK 1 Blora. Hari, Tanggal, Bulan dan Tahun sesuai Minggu yang diambil dari Time Schedule (tentukan sendiri antara minggu ke 3 – ke 6). Team Pelaksana TKBB Tahun 2010 SMK 1 Blora. Tenaga kerja : Mandor, Kep. Tukang Batu, Kep. Tukang Besi, Kep. Tukang Kayu, Tukang Batu, Tukang Besi, Tukang Kayu, Pekerja, Siswa Prakerind, Jaga malam, dst. Jumlah tenaga kerja (tentukan sendiri). Pengadaan Bahan sesuai pekerjaan pada minggu itu lihat time schedule. Pengadaan alat (alat berat saja). Pekerjaan yang dilaksanakan pada hari ini sesuai pekerjaan pada time schedule. Jam Kerja Siang. Cuaca Siang hujan selama 2 jam, lainnya cerah. Dibuat Team Pelaksana (nama siswa ybs), Team Perencana dan Pengawas (nama guru pengajar), Ketua Komite Sekolah (Abdurrahman Wahid, SH, M.Hum.). Kepala Sekolah (Mr. Soekarno).

DATA LAPORAN MINGGUAN
Pekerjaan Pembangunan Laboratorium IPA SMK 1 Blora. Minggu ke (antara 3-6). Tanggal (tentukan sendiri). Lain-lain (lihat data laporan harian)

TUGAS
Buatlah Rencana Anggaran Biaya, Rekapitulasi RAB, Time Schedule, Laporan Harian dan Laporan Mingguan dari Pekerjaan Pembangunan Laboratorium IPA SMK 1 Blora.



Disusun
Guru Diklat,


Drs. SLAMET PRIYATIN
NIP 19600827 198503 1 012


SOAL : A

REKAPITULASI RAB

I PEKERJAAN PERSIAPAN Rp 400.000,00

II PEKERJAAN TANAH Rp 600.000,00

III PEKERJAAN PASANGAN Rp 22.500.000,00

IV PEKERJAAN BETON Rp 16.200.000,00

V PEKERJAAN PLESTERAN Rp 12.800.000,00

VI PEKERJAAN ATAP Rp 28.500.000,00

VII PEKERJAAN PINTU & JENDELA Rp 15.100.000,00

VIII PEKERJAAN ETERNIT Rp 8.900.000,00

IX PEKERJAAN LANTAI Rp 2.600.000,00

X PEKERJAAN FINISHING Rp 2.800.000,00

XI PEKERJAAN ADMINISTRASI Rp 2.100.000,00

TOTAL Rp 112.500.000,00




SOAL : B

REKAPITULASI RAB

I PEKERJAAN PERSIAPAN Rp 400.000,00

II PEKERJAAN TANAH Rp 700.000,00

III PEKERJAAN PASANGAN Rp 26.000.000,00

IV PEKERJAAN BETON Rp 16.500.000,00

V PEKERJAAN PLESTERAN Rp 13.000.000,00

VI PEKERJAAN ATAP Rp 30.300.000,00

VII PEKERJAAN PINTU & JENDELA Rp 15.250.000,00

VIII PEKERJAAN ETERNIT Rp 9.000.000,00

IX PEKERJAAN LANTAI Rp 2.750.000,00

X PEKERJAAN FINISHING Rp 2.000.000,00

XI PEKERJAAN ADMINISTRASI Rp 1.750.000,00

TOTAL Rp 117.650.000,00




SOAL : C

REKAPITULASI RAB

I PEKERJAAN PERSIAPAN Rp 400.000,00

II PEKERJAAN TANAH Rp 750.000,00

III PEKERJAAN PASANGAN Rp 27.000.000,00

IV PEKERJAAN BETON Rp 18.000.000,00

V PEKERJAAN PLESTERAN Rp 14.000.000,00

VI PEKERJAAN ATAP Rp 30.000.000,00

VII PEKERJAAN PINTU & JENDELA Rp 15.000.000,00

VIII PEKERJAAN ETERNIT Rp 9.000.000,00

IX PEKERJAAN LANTAI Rp 3.000.000,00

X PEKERJAAN FINISHING Rp 2.250.000,00

XI PEKERJAAN ADMINISTRASI Rp 3.000.000,00

TOTAL Rp 122.400.000,00




SOAL : D

REKAPITULASI RAB

I PEKERJAAN PERSIAPAN Rp 400.000,00

II PEKERJAAN TANAH Rp 800.000,00

III PEKERJAAN PASANGAN Rp 29.000.000,00

IV PEKERJAAN BETON Rp 17.000.000,00

V PEKERJAAN PLESTERAN Rp 16.000.000,00

VI PEKERJAAN ATAP Rp 29.500.000,00

VII PEKERJAAN PINTU & JENDELA Rp 14.500.000,00

VIII PEKERJAAN ETERNIT Rp 10.000.000,00

IX PEKERJAAN LANTAI Rp 3.100.000,00

X PEKERJAAN FINISHING Rp 3.000.000,00

XI PEKERJAAN ADMINISTRASI Rp 3.500.000,00

TOTAL Rp 126.800.000,00


Tugas :
1. Isilah Formulir Rekapitulasi Pekerjaan
2. Buatlah Time Schedule
3. Isilah Formulir Laporan harian
4. Buatlah Laporan Mingguan
Selamat Mengerjakan

Jumat, 29 Januari 2010

Kisi-Kisi UPK

DEPARTEMEN PENDIDIKAN NASIONAL
UJIAN NASIONAL
TAHUN PELAJARAN 2009/2010
KISI-KISI SOAL PRAKTIK KEJURUAN


Satuan Pendidikan : Sekolah Menengah Kejuruan (SMK)
Kompetensi Keahlian: Teknik konstruksi Batu Beton
Kode : 1049
Alokasi Waktu : 24 Jam
Bentuk Soal : Penugasan Perorangan

NO.
STANDAR KOMPETENSI LULUSAN
KEMAMPUAN YANG DIUJI


1
Memasang dinding bata
Mengidentifikasi batu bata
Membuat adukan
Memasang pasangan dinding ½ bata
Mengidentifikasi macam – macam konstruksi busur
Memasang konstruksi batu bata bentuk busur.
Mengidentifikasi macam – macam konstruksi pilaster
Memasang konstruksi pilaster.


2
Membuat dan mengecor footplat
Membuat cetakan footplat
Membuat tulangan footplat
Merangkai tulangan footplat
Membuat adukan beton
Pengecoran footplat
Pemeliharaan beton


3
Memasang dinding keramik
Mengidentifikasi ukuran keramik dinding
Membuat adukan
Memasang keramik dinding sesui pola



Rabu, 18 November 2009

Analisa Satuan Pekerjaan





















Selingan





Membuat Gambar Terpasang (2025)

MATERI PEMBELAJARAN
Pekerjan persiapan :
§ Membaca ,dan memahami gambar rencana
§ Mengidentifikasi Sistem struktur dan konstruksi
§ Latihan menyiapkan tempat kerja
§ Latihan membuat rencana sistem kerja
§ Latihan menyiapkan peralatan dan media gambar

Melakukan survey dan pengukuran fisik bangunan :
§ Latihan membuat foto bangunan secara lengkap
§ Latihan melakukan pengukuran secara lengkap pada bangunan yg sudah jadi
§ Latihan melakukan pengecekan hasil pengukuran dengan gambar perencanaan dan gambar kerja
§ Mencatat perubahan ukuran yang terjadi dilapangan

Menyusun data teknik bangunan :
§ Latihan membuat tabel data teknik bangunan
§ Mencatat semua ukuran bangunan yang ada di lapangan
§ Melakukan pendataan dimensi, bentuk panampang dan jenis bahan pada setiap elemen bangunan
§ Melakukan pendataan pada bagian-bagian utilitas
§ Mencatat secara khusus hal-hal yang dianggap penting
§ Simulasi konsultasi dengan pihak pengawas

Membuat gambar denah, tampak dan potongan melintang/memanjang bangunan :
§ Latihan membuat gambar denah, tampak dan potongan yang sesuai standar teknis dan kelengkapan gambar kerja
§ cara baca gambar, informasi gambar sesuai standar teknis dan kelengkapan gambar kerja
§ Latihan membuat daftar Spesifikasi yang berisi jumlah dan ukuran serta jenis setiap bagian bangunan yang tergambar pada gambar denah

Membuat gambar denah pondasi, denah atap, denah balok – kolom :
§ Latihan membuat gam bar denah, pondasi denah atap, denah balok – kolom

Membuat gambar detail struktur :
§ Latihan membuat gambar dengan Skala gam bar ditetapkan dengan skala 1:5 dan 1:10
§ Ukuran kertas ditentukan sedemikian rupa sehingga seluruh gambar detail struktur tergam bar dengan jelas.
§ Latihan membuat gambar lengkap bagian-bagian struktur yang penting, dan gambar bukaan pada bagian-bagian detail yang penting
§ Membuat kelengkapan ukuran-ukuran dan spesifikasi bahan


Membuat gambar instalasi utilitas dan mekanikal-elektrikal bangunan yang berhubungan dengan konstruksi baja :
§ Latihan membuat gam bar instalasi utilitas dan mechanical-electrical dengan Skala gambar ditetapkan sehingga seluruh gambar instalasi utilitas tergambar dengan jelas.
§ Latihan membuat gambar jaringan utilitas dengan kode-kode masing-masing utilitas yang sesuai dengan ketentuan yang berlaku
§ Latihan membuat gambar detail utilitas digambar dengan jelas disertai daftar dan kode masing-masing bahan.

Membuat Laporan Kemajuan Kerja (2026)

MATERI PEMBELAJARAN

Persiapan pekerjaan pembuatan laporan :
§ Mempelajari Dokumen proyek / pekerjaan
§ Latihan Mengidentifikasi jenis-jenis pekerjaan dan memahami persyaratan dokumen kontrak kerja yang ditetapkan
§ Latihan Mengidentifikasi dan klarifikasi persyaratan tenaga kerja agar sesuai dengan standar kebutuhan
§ Latihan menyiapkan perlengkapan dan peralatan dan pembuatan laporan

Mengevaluasi rencana durasi pekerjaan :
§ Latihan Mengidentifikasi data dari BQ dan WBS serta estimasi biaya
§ Latihan Mengidentifikasi metoda pelaksanaan konstruksi, jenis peralatan yang akan dipakai
§ Latihan menganalisa faktor-faktor yang kira- kira akan berpengaruh terhadap estimasi waktu pelaksanaan pekerjaan
§ Latihan Menghitung durasi setiap jenis pekerjaan , secara harian, mingguan , bulanan menggunakan formula yang tepat

Mengevaluasi ketergantungan setiap jenis pekerjaan :
§ Latihan merencanakan menggunakan analisa jaringan berdasar logika ketergantungan antar aktifitas pekerjaan
§ Latihan memeriksa analisa jaringan disesuaikan dengan metoda kerja yang digunakan
§ Latihan memeriksa aktifitas seluruh kegiatan proyek dan hubungan ketergantungan serta durasi antar jenis pekerjaan
§ Latihan mengidentifikasi analisa jaringan pekerjaan yang harus didahulukan

Menghitung volume/bobot dan waktu kemajuan pekerjaan :
§ Latihan mengidentifikasi perhitungan RAB, waktu pelaksanaan untuk masing-masing pekerjaan dan biaya total konstruksi
§ Latihan menghitung volume pekerjaan yang telah dilaksanakan, menggunakan format yang sudah ditetapkan
§ Latihan memploting bobot masing-masing jenis pekerjaan dari nilai total proyek , kedalam skala waktu ( S cu rva ) sesuai dengan berita acara kemajuan pekerjaan
§ Latihan menghitung dan membuat laporan volume, bobot dan waktu pelaksanaan konstruksi , sesuai format / standar yang ditetapkan

Membuat laporan pembayaran dan penagihan :
§ Latihan mengidentifikasi metode pembayaran dan penagihan , sesuai dengan Dokumen Kontrak
§ Simulasi penyiapan dokumen Termin / tahapan pembayaran sesuai waktu/bobot kemajuan pekerjaan yang telah mencapai batas dan persyaratan yang ditetapkan
§ Simulasi penyiapan dokumen sesuai dengan format yang telah ditetapkan
§ Simulasi prosedur pembayaran dan penagihan sesuai dengan SOP serta diperiksa kebenarannya

Membuat laporan serah terima pekerjaan :
§ Latihan membuat Berita Acara kemajuan Pekerjaan dengan segala kelengkapannya, sesuai dengan syarat yang telah ditetapkan
§ Latihan membuat Berita Acara Penyerahan Pekerjaan sesuai dengan format yang telah ditetapkan
§ Simulasi penanda tanganan dan penyerahan dokumen laporan

Jumat, 13 November 2009

Kantor Kelas Baru

Tahun 2009 SMK 1 Blora membangun/merenovasi kantor administrasi sekaligus membangun Ruang Kelas Baru (RKB). Kantor administrasi yang semula satu lantai, sekarang dibuat 2 lantai. Lantai bawah tetap untuk kantor administrasi sedangkan lantai atas untuk Ruang Kelas Baru.
Semoga sekolahanku semakin maju...!









Sabtu, 07 November 2009

Karya Siswa

Meskipun bertahap akhirnya hampir selesai juga. Mulai dari praktek siswa TKBB kelas I, II, III dan untuk tugas akhir atau ujian praktek. Kurang lebih 3 tahun akhirnya hasilnya bisa dimanfaatkan. Rencananya lantai atas Bengkel Batu Beton untuk ruang komputer atau ruang tutorial.
Semoga tahun depan bisa 100% selesai...!


Say no to drug

Maraknya bahaya narkoba dikalangan pelajar ditanggapi secara positip oleh SMK 1 Blora. Sebagai preventif--dengan kerja sama dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Blora Unit Kerja WKS 2 / Kesiswaan mengadakan sosialisasi kepada siswa/i agar semua bersepakat "Say No to Drug"
What about you...?


Senin, 19 Oktober 2009

Produktip Teori

SOAL TEORI KEJURUAN
TAHUN PELAJARAN 2009/2010


Satuan Pendidikan : Sekolah Menegah Kejuruan (SMK)
Program Keahlian : Teknik Konstruksi Batu dan Beton (TKBB)
Kode : F – 003
Hari/Tanggal :
Waktu : 120 Menit
Bentuk Soal : Pilihan Ganda
Jumlah Soal : 40 Soal


PETUNJUK UMUM
1. Isikan Identitas Anda kedalam Lembar Jawaban Ujian Nasional (LJUN) yang tersedia dengan menggunakan pensil 2B sesuai petunjuk LJUN.
2. Hitamkan bulatan sesuai dengan Kode Soal pada LJUN.
3. Tersedia waktu 120 menit untuk mengerjakan paket tes ini.
4. Jumlah soal sebanyak 40 butir, pada setiap butir terdapat 5 (lima) pilihan jawaban.
5. Periksa dan bacalah soal-soal sebelum Anda menjawabnya.
6. Hitamkan bulatan pada satu pilihan jawaban yang paling tepat pada LJUN.
7. Laporkan kepada pengawas ujian apabila terdapat lembar soal yang kurang jelas, rusak, atau tidak lengkap.
8. Diperbolehkan menggunakan calculator non program.
9. Tidak diijinkan menggunakan Hand Phone atau sejenisnya.
10. Bila diperlukan, lembar soal dapat dicoret-coret.
11. Tidak ada pengurangan nilai pada jawaban yang salah.
12. Periksa pekerjaan Anda sebelum diserahkan kepada pengawas ujian.





Selamat Bekerja





1. Lihat Gambar 1 pemasangan bouwplank disamping. Bila ukuran papan 2x20x200 cm dan ukuran patok 4x6x100 cm, berapa jumlah kebutuhan papan dan patok untuk bouwplank tersebut ?

A. Papan = 11 bh; Patok = 18 bh.
B. Papan = 12 bh; Patok = 18 bh.
C. Papan = 11 bh; Patok = 19 bh.
D. Papan = 12 bh; Patok = 19 bh.
E. Papan = 12 bh; Patok = 20 bh.
Gambar 1

















2. Fungsi papan bangunan /bouwplank di bawah ini, kecuali ….
A. Untuk memindahkan titik-titik ukuran bangunan.
B. Untuk menarik atau membuat sumbu dinding bangunan.
C. Untuk menentukan garis-garis pondasi (sebagai pedoman).
D. Sebagai pedoman dalam menggali tanah pondasi.
E. Untuk pengecoran sloof di atas pondasi.


3. Yang tidak termasuk pekerjaan persiapan adalah :
A. Mobilisasi team.
B. Direksi keet.
C. Galian Tanah.
D. Setting out.
E. Bouwplank.


4. Penyimpanan semen kemasan zak isi 50 kg di gudang sementara/lokasi proyek,tumpukan yang diperbolehkan maksimum setinggi :
A. 1 meter.
B. 2 meter.
C. 3 meter.
D. 4 meter.
E. 5 meter.

5. Dalam pembuatan pondasi batu kali, langkah-langkah yang benar adalah ...



A. Memasang bouwplank – menggali tanah – membuat profil pondasi – memasang pasir urug – pasangan batu kosong – memasang pondasi.
B. Menggali tanah – memasang bouwplank – membuat profil pondasi – memasang pasir urug - pasangan batu kosong – memasang pondasi.
C. Membuat profil pondasi – memasang bouwplank – menggali tanah – memasang pasir urug - pasangan batu kosong – memasang pondasi.
D. Memasang bouwplank – membuat profil pondasi – menggali tanah – memasang pasir urug – pasangan batu kosong – memasang pondasi.
E. Menggali tanah – membuat profil pondasi – memasang bouwplank – memasang pasir urug - pasangan batu kosong – memasang pondasi.

6. Untuk timbunan bawah lantai digunakan bahan dari …
A. Tanah bekas galian pondasi.
B. Tanah bekas galian septictank.
C. Tanah galian saluran.
D. Tanah dan pasir urug/pasang.
E. Tanah dan bubuk bata merah.

7. Pada bagian bawah spesi lantai, diurug pasir lalu dipadatkan dengan cara ditimbris. Maksudnya apabila air tanah memungkinkan naik, masih terhalang pada rongga – rongga pasir, sehingga lantai tetap kering.
Tebal urugan pasir tersebut adalah :
A. 2 - 5 cm
B. 5 - 8 cm
C. 5 - 10 cm
D. 2 – 10 cm
E. 15 – 20 cm

8. Campuran adukan PC dan pasir untuk pondasi batu belah ialah :
A. 1 PC : 2 pasir.
B. 1 PC : 3 pasir.
C. 1 PC : 5 pasir.
D. 1 PC : 7 pasir.
E. 1 PC : 8 pasir.


9. Campuran adukan PC dan pasir untuk pasangan dinding bata biasa ialah :
A. 1 PC : 2 pasir.
B. 1 PC : 3 pasir.
C. 1 PC : 4 pasir.
D. 1 PC : 6 pasir.
E. 1 PC : 8 pasir.


10. Dalam pembuatan dinding tembok, pemasangannya tidak diperbolehkan melebihi ketinggian 1 meter dalam satu hari, hal ini disebabkan :
A. Karena tukang akan sulit meratakan siar-siar di atas 1 meter.
B. Karena beban yang ada akan mengakibatkan tembok berubah bentuk (turun,tidak rata, miring, tidak teratur) karena spesie belum mengeras.
C. Tembok akan miring karena belum ada kolomnya.
D. Akan kesulitan memlester/melepa karena tembok terlalu tinggi.
E. Tembok dapat roboh karena desakan/tertiup angin.



11. Perkakas di bawah ini yang merupakan alat tidak digunakan langsung untuk mengerjakan konstruksi plesteran :
A. Blebes
B. Sendok plesteran
C. Bak adukan.
D. Water pas ( Penyipat datar ).
E. Roskam kayu



12. Penyiraman air pada dinding tembok yang akan diplester dimaksudkan :
A. Memudahkan spesi plesteran menempel pada dinding tembok.
B. Membuat kandungan air jadi jenuh pada batu bata dinding tembok.
C. Agar dinding menjadi sejuk.
D. Agar spesi plesteran menjadi tahan air.
E. Agar plesteran membentuk menjadi trasram ( semenram ).





Gambar berikut ini untuk menjawab soal Nomor : 13; 14; 15; 16; 17; 18; 20; 21.











Gambar 2

13. Bila penampang galian tanah pondasi dengan kemiringan galian 1 : 5 seperti Gambar 3. Panjang galian tanah seperti Gambar 2. Hitunglah volume galian tanah pondasi !
A. 36 M³
B. 39 M³
C. 42 M³
D. 45 M³
E. 48 M³



Gambar 3
1.20
1.00
0,25 M 0,70 M



0,20 M

0,60 M
0,80 M















Gambar 4
14. Bila penampang pondasi seperti Gambar 4. Panjang pondasi seperti Gambar 2. Tiap M³ pondasi batu kali membutuhkan = 1,2 M³ batu kali. Hitunglah kebutuhan batu kali untuk pondasi !
A. 9,067 M³
B. 9,607 M³
C. 10,710 M³
D. 11,605 M³
E. 14,994 M³


































15. Bila ukuran penampang pasangan batu kosong seperti Gambar 4. Panjang pasangan batu kosong seperti Gambar 2. Hitung volume pasangan batu kosong !
A. Volume = 6,72 M³
B. Volume = 6,82 M³
C. Volume = 6,92 M³
D. Volume = 7,62 M³
E. Volume = 7,72 M³


16. Bila ukuran penampang balok sloof 15 x 20 cm. Panjang balok sloof seperti Gambar 2. Hitunglah volume beton untuk balok sloof !
A. 1,17 M³
B. 1,26 M³
C. 1,35 M³
D. 1,44 M³
E. 1,53 M³


17. Bila dari Gambar 2 akan dibuat dinding bata ½ batu, tinggi 3 M. Luas pintu dan jendela = 16 M². Tiap 1 M² pasangan dinding bata ½ batu membutuhkan 75 buah bata. Hitunglah jumlah bata yang dibutuhkan !
A. 6.225 buah
B. 6.900 buah
C. 7.575 buah
D. 8.250 buah
E. 9.450 buah


18. Bila dari Gambar 2 akan dibuat kolom beton bertulang ukuran 15 x 15 cm, tinggi 3 M. Tiap 1 M³ beton bertulang membutuhkan tulangan 137,5 Kg. Hitunglah kebutuhan tulangan untuk kolom seluruhnya !
A. 111,375 Kg
B. 139,218 Kg
C. 167,062 Kg
D. 194,906 Kg
E. 222,750 Kg

19. Berdasarkan tabel analisa, 1 M² plesteran tebal 15 mm campuran 1PC:3Pasir membutuhkan PC = 4,5 Kg; pasir 0,0195 M³. Bila panjang dinding tembok = 42 M, tingginya = 3 M, diplester luar dan dalam, berapakah kebutuhan bahannya (PC dan Pasir) ?


A. PC = 382,725 Kg; pasir = 1,658 M³
B. PC = 567,234 Kg; pasir = 2,457 M³
C. PC =1.134,00 Kg; pasir = 4,914 M³
D. PC = 1.701,542 Kg; pasir = 7,371 M³
E. PC = 1.734,142 Kg; pasir = 9,828 M³

20. Dari Denah Gambar 2 akan dipasangi lantai keramik ukuran 20 x 20 cm. Hitunglah berapa kebutuhan keramiknya !
A. 1.080 buah keramik
B. 1.350 buah keramik
C. 1.620 buah keramik
D. 1.890 buah keramik
E. 2.160 buah keramik

21. Dari Gambar 2 akan dipasang penutup atap genteng, bila tiap M² membutuhkan :
25 buah genteng @ Rp 750,-
0,10 tukang @ Rp 25.000,-
0,20 pekerja @ Rp 20.000,-
Hitunglah berapa rencana anggaran biayanya ?
A. Rp 2.638.625,-
B. Rp 2.639.625,-
C. Rp 2.648.625,-
D. Rp 2.658.625,-
E. Rp 2.668.625,-

22. Pasir untuk beton diantaranya harus seperti pernyataan dibawah ini kecuali :
A. Berbutir tajam dan keras.
B. Tidak mengandung lumpur lebih dari 5 %.
C. Tidak mengandung bahan-bahan organic.
D. Besar butiran seragam/sama.
E. Tidak mengandung garam.


23. Yang dimaksud dengan nilai f a s pada adukan beton segar ialah :
A. Perbandingan berat air adonan dengan berat semen.
B. Perbandingan berat air dengan berat semen dan agregat.
C. Faktor perbandingan isi air adonan dengan berat semen.
D. Faktor perbandingan volume air dengan volume semen.
E. Hasil slump test.




24. Gelagar acuan (scaft folding) dan tiang acuan (shoring) adalah :
A. Konstruksi yang mendukung beton.
B. Konstruksi sementara yang di dalamnya/di atasnya dapat disetel baja tulangan.
C. Sebagai wadah dari adonan beton yang di corkan .
D. Konstruksi sementara untuk mendukung cetakan beton.
E. Konstruksi yang dapat menahan berta baja tulangan.

25. Di bawah ini merupakan sebagian syarat-syarat cetakan yang harus dipenuhi, kecuali :
A. Terbuat dari papan kayu kelas I dan mempunyai bentuk yang rumit.
B. Menghasilkan konstruksi akhir yang bentuk, ukuran dan batas-batas yang sesuai dengan gambar rencana dan uraian pekerjaan.
C. Kokoh, cukup rapat sehingga dapat dicegah kebocoran adukan.
D. Diberi ikatan secukupnya, sehingga terjamin kedudukan dan bentuknya tetap.
E. Terbuat dari bahan-bahan yang baik dan tidak mudah meresap air.


26. Suatu tiang perancah berbentuk persegí panjang dari kayu Kelas III ( tk = 13 Kg/cm²), beban P = 1.020 Kg. Berapa ukuran penampang minimal tiang perancah tersebut ¿
A. 8 cm x 8 cm.
B. 9 cm x 9 cm.
C. 10 cm x 10 cm.
D. 11 cm x 11 cm.
E. 12 cm x 12 cm.


Gambar 5
27. Apa yang salah dengan pemakaian alat keselamatan kerja yang tidak benar dari Gambar 5 disamping ?
A. Pemasangan hook sabuk pengaman terlalu rendah.
B. Pemasangan hook sabuk pengaman terlalu tinggi.
C. Perancah letaknya tinggi.
D. Perancah tidak diberi pengaman.
E. Perancah kurang lebar.









28. Lihat Gambar 6 balok pondasi (sloof) disamping.
Pembacaan gambar yang salah ialah :
A. Ukuran balok 15 cm x 20 cm
B. Diameter begel minimal 8 mm
C. Jarak antara begel < 15 cm
D. Tulangan balok Ø 12 mm jumlahnya 4
E. Tulangan balok Ø 4 mm jaraknya 12 cm






4 Ø 12

Gambar 6












29. Dari Gambar 6, bila balok tersebut untuk pekerjaan didalam dengan selimut beton a = 2 cm; tulangan balok Ø 12 mm; begel Ø 8 mm; ht = 20 cm. Hitunglah tinggi manfaat (h) dari balok tersebut !
A. h = 16, 6 cm
B. h = 16, 8 cm
C. h = 17,6 cm
D. h = 17,8 cm.
E. h = 18,0 cm.


30. Dari Soal Nomor 29, bila ko = 8,60 kg/cm². Hitunglah Momen Intern yang dapat dipikul !
A. M Intern = 35.547,24 Kg.cm.
B. M Intern = 36.408,96 Kg.cm.
C. M Intern = 39.959,04 Kg.cm.
D. M Intern = 40.872,36 Kg.cm.
E. M Intern = 41.796,00 Kg.cm.



31. Dari Gambar 7 dibawah ini hitunglah tebal manfaat (h) dari plat tersebut !
A. h = 11,3 cm
B. h = 11,8 cm
C. h = 12,3 cm
D. h = 12,9 cm.
E. h = 13,5 cm





























32. Dari Gambar 7 diatas pernyataan yang salah dibawah ini ialah :
Tulangan bagi Ø 10 mm, jarak tulangan 12 cm.
Tulangan pokok Ø 12 mm, jarak tulangan 10 cm.
Tebal plat (ht) = 15 cm.
Selimut plat beton untuk pekerjaan diluar = 1,5 cm.
Selimut plat beton (d) = 2 cm


Gambar 8
33. Dari Notasi gambar plat beton seperti Gambar 8 disamping. Pembacaan notasi yang salah ialah...
A. Nama plat beton ialah plat a.
B. Tebal plat (ht) = 120 mm
C. Duga/ketinggian plat + 3500 mm
D. Beban hidup plat = 2,5 kN/m
E. Beban mati plat = 2,5 kN/m








34. Dari Gambar 9 (ukuran dalam mm) dibawah ini. Bila D8 – 200 berarti tulangan pokok Ø 8 - 200 mm. Butuh berapa batangkah tulangan dengan tanda ini :


























A. 10 batang
B. 11 batang
C. 12 batang
D. 13 batang
E. 14 batang



35. Langkah yang benar dalam pengerjaan plat beton bertulang Lantai II ádalah...
A. Memotong/membengkok tulangan – merangkai tulangan - membuat perancah /acuan – pengecoran beton – pemadatan beton.
B. Memotong/membengkok tulangan – merangkai tulangan – pengecoran beton – pemadatan beton - membuat perancah /acuan.
C. Memotong/membengkok tulangan - membuat perancah /acuan – merangkai tulangan – pengecoran beton – pemadatan beton.
D. Membuat perancah/acuan – merangkai tulangan – memotong / membengkok tulangan – pengecoran beton – pemadatan beton.
E. Membuat perancah /acuan – pengecoran beton – pemadatan beton -memotong/membengkok tulangan – merangkai tulangan.




36. Beton dengan campuran perbandingan 1 PC : 2 pasir : 3 kricak digunakan untuk beton struktur, kecuali ...

A. Balok sloof
B. Kolom beton
C. Beton rabat
D. Ring balok.
E. Balok induk.


37. Langkah pengadukan beton dengan menggunakan mollen/mixer ialah dengan cara memasukkan bahan berurutan sebagai berikut :
A. 25 % air – semen – 25 % air – pasir – 50 % air – kricak.
B. 25 % air – pasir – 25 % air – semen – 50 % air – kricak.
C. Semen – 25 % air – pasir – 25 % air – 50 % air – kricak.
D. Pasir – 25 % air – semen – 25 % air – 50 % air – kricak.
E. Air – semen – pasir – kricak.

38. Penghentian pengecoran yang tidak memenuhi syarat PBI (Peraturan Beton Indonesia) ialah …
A. Beban Momen = 0
B. Momen Geser = 0
C. 0,15 - 0,20 dari panjang balok beton bertulang.
D. Ditengah-tengah tinggi kolom beton bertulang.
E. 0,15 - 0,20 dari bentang plat beton bertulang.


39. Urutan pembongkaran bekisting/perancah plat beton bertulang seperti Gambar 10 dibawah ini yang benar ialah...
A. Nomor 5 – 4 – 3 – 2 – 1
B. Nomor 1 – 2 – 3 – 4 – 5
C. Nomor 5 – 4 – 3 – 2 – 1 – 2 – 3 – 4 – 5
D. Nomor 4 – 3 – 2 – 1 - 2 – 3 – 4
E. Nomor 1 sampai dengan 5 dibongkar secara bersama-sama.









Gambar 10



40. Jika tidak ditentukan lain, cetakan bagian samping dari balok, kolom dan dinding boleh dibongkar setelah :
A. Satu hari.
B. Tiga hari.
C. Lima hari.
D. Tujuh hari.
E. Empat belas hari.






Selamat Mengerjakan