Minggu, 12 Februari 2012

SOSIALISASI UJIAN 2011/2012


SOSIALISASI UJIAN 2011/2012
(KUTIPAN PERATURAN BSNP NOMOR: 0011/P/BSNP/XII/2011 TENTANG POS UJIAN NASIONAL  2011/2012)

A. UJIAN NASIONAL SMK

No       Mata Pelajaran         Jumlah Butir Soal    Alokasi Waktu

1.         Bahasa Indonesia                50                    120 menit
2.         Matematika*)                       40                    120 menit
3.         Bahasa Inggris**)                50                    120 menit

4.         Kompetensi Keahlian: (Teori Kejuruan dan
Praktik Kejuruan***)          1 paket           18 – 24 jam

**)        Terdiri atas 15 soal listening comprehension atau 15 soal reading untuk
penyandang tunarungu dan 35 soal pilihan ganda
***)      Ujian teori dan praktik kejuruan dilaksanakan sebelum pelaksanaan UN.



B. PELAKSANAAN UJIAN NASIONAL

1.         UN dilakukan satu kali, yang terdiri atas UN dan UN Susulan.
2.         UN Susulan hanya berlaku bagi peserta didik yang sakit atau berhalangan dan dibuktikan dengan surat keterangan yang sah.
3.         UN dilaksanakan secara serentak.
4.         Ujian Kompetensi Keahlian Kejuruan SMK:
a.   Ujian praktik Keahlian Kejuruan selesai dilaksanakan paling lambat tanggal 16 Maret 2012;
b.  Ujian Teori Keahlian Kejuruan dilaksanakan pada 19 Maret 2012



C. JADWAL UJIAN SMK

No       Hari dan Tanggal                  Jam                             Mata pelajaran

1.         UN: Senin, 16 April 2012      08.00 – 10.00              Bahasa Indonesia
UN Susulan: Senin, 23 April 2012            
           
2.         UN: Selasa, 17 April 2012     08.00 – 10.00              Bahasa Inggris
UN Susulan: Selasa, 24 April 2012

3.         UN: Rabu, 18 April 2012      08.00 – 10.00              Matematika
UN Susulan: Rabu, 25 April 2012


D. Pengumumkan kelulusan
Pengumumkan kelulusan peserta didik dari satuan Tanggal 26 Mei 2012 untuk SMA/MA dan SMK.


E. KELULUSAN DARI SATUAN PENDIDIKAN
Kelulusan peserta didik dari satuan pendidikan ditentukan oleh satuan pendidikan berdasarkan rapat Dewan Guru dengan menggunakan kriteria sebagai berikut:
1.         Menyelesaikan seluruh program pembelajaran;
2.         Memperoleh nilai minimal baik pada penilaian akhir untuk seluruh mata pelajaran kelompok mata pelajaran agama dan akhlak mulia, kelompok mata pelajaran kewarganegaraan dan kepribadian, kelompok mata pelajaran estetika, dan kelompok mata pelajaran jasmani, olah raga, dan kesehatan;
3.         Lulus ujian sekolah/madrasah untuk kelompok mata pelajaran ilmu pengetahuan dan teknologi; dan
4.         Lulus Ujian Nasional


F. KELULUSAN UJIAN NASIONAL
1.         Peserta didik dinyatakan lulus US/M SMP/MTs, SMPLB, SMA/MA, SMALB, dan SMK apabila peserta didik telah memenuhi kriteria kelulusan yang ditetapkan oleh satuan pendidikan berdasarkan perolehan Nilai S/M.
2.         Nilai S/M sebagaimana dimaksud pada nomor 1 diperoleh dari:
a.   Gabungan antara nilai US/M dan nilai rata-rata rapor semester 1 sampai 5 untuk SMK dengan pembobotan 60% untuk nilai US/M dan 40% untuk nilai rata-rata rapor.
3.         Kelulusan peserta didik dari UN ditentukan berdasarkan NA.
4.         Nilai Kompetensi Keahlian Kejuruan adalah:
a.   Gabungan antara nilai Ujian Praktik Keahlian Kejuruan dan nilai Ujian Teori Kejuruan dengan pembobotan 70% untuk nilai Ujian Praktik Keahlian Kejuruan dan 30% untuk nilai Ujian Teori Keahlian Kejuruan;
b.   Kriteria Kelulusan Kompetensi Keahlian Kejuruan adalah minimum 6,0 ;
5.         NA sebagaimana dimaksud pada butir nomor 3 diperoleh dari gabungan Nilai S/M dari mata pelajaran yang diujinasionalkan dengan Nilai UN, dengan pembobotan 40% untuk Nilai S/M dari mata pelajaran yang diujinasionalkan dan 60% untuk Nilai UN.
6.         Pembulatan nilai gabungan nilai S/M dan nilai rapor dinyatakan dalam bentuk dua desimal, apabila desimal ketiga ≥ 5 maka dibulatkan ke atas.
7.         Pembulatan nilai akhir dinyatakan dalam bentuk satu desimal, apabila desimal kedua ≥ 5 maka dibulatkan ke atas.
8.         Peserta didik dinyatakan lulus UN apabila nilai rata-rata dari semua NA sebagaimana dimaksud pada butir nomor 5 mencapai paling rendah 5,5 (lima koma lima) dan nilai setiap mata pelajaran paling rendah 4,0 (empat koma nol).
9.         Kelulusan peserta didik dari satuan pendidikan ditetapkan oleh satuan pendidikan melalui rapat dewan guru berdasarkan kriteria kelulusan sebagaimana dimaksud diatas.

G. SANKSI
1.         Peserta UN yang melanggar tata tertib diberi peringatan oleh pengawas ruang UN. Apabila peserta UN sesudah diberi peringatan tetapi tidak mengindahkan peringatan tersebut, maka pengawas ruang ujian mencatat dan mengusulkan peserta UN tersebut untuk dinyatakan gagal ujian dan dimuat dalam berita acara.
2.         Pengawas ruang UN yang melanggar ketentuan POS dibebastugaskan dan diganti oleh yang lain, serta tidak diikutsertakan dalam kegiatan UN berikutnya. 

Kepala SMK Negeri 1 Blora, 



Drs. PUDJI SUHARDJO 
NIP. 19581112 198503 1 021

Jumat, 20 Januari 2012

PBB Semester Genap


SOAL-SOAL TEORI PBB SEMESTER GENAP 2011/2012
1.      Sebutkan 4 macam pemeriksaan/pengujian pada semen.
2.      Sebutkan 2 jenis ukuran saringan yang digunakan pada pemeriksaan kehalusan semen.
3.      Tuliskan rumus untuk menghitung kehalusan semen dengan ayakan (lengkapdengan notasi/keterangannya).
4.      Syarat kehalusan semen menurut SK-SNI-1990 ialah :
a.      Angka kehalusan  (F) …..  %
b.      Sisa diatas ayakan Ø 1,2 mm = ....... %
5.       Tuliskan 2 kesimpulan pengaruh kehalusan semen.
6.      Sebutkan 3 alat utama untuk pemeriksaan berat jenis semen.
7.      Tuliskan rumus untuk menghitung berat jenis semen (lengkap dengan notasi/keterangannya).
8.      Syarat berat jenis semen menurut SK-SNI-1990 ialah ................ Gram/cm3
9.      Tuliskan 2 kesimpulan pengaruh berat jenis semen.
10.  Sebutkan 3 alat utama untuk pemeriksaan konsistensi normal semen.
11.  Apa yang dimaksud dengan f.a.s? Jika berat semen 200 gram, f.a.s = 0,25. Berapa gram jumlah air yang dibutuhkan?
12.  Sebutkan tujuan utama pemeriksaan konsistensi normal semen.
13.  Berapa mm syarat penetrasi jarum Vicat Ø 10 mm pada pemeriksaan konsistensi normal semen.
14.  Tuliskan 2 kesimpulan pemeriksaan konsistensi normal semen.
15.  Berapa mm syarat penetrasi jarum Vicat Ø 1 mm pada pemeriksaan pengikatan awal semen.
 NABAWAJ ICNUK
1. 
a. Kehalusan Semen.
b. Berat Jenis Semen.
c. Konsistensi Normal Semen.
d. Pengikatan Awal Semen
e. Pengikatan Akhir Semen.
2.
a. Diameter 1,2 mm
b. Diameter 0,09 mm
3.
F = A/B x 100 %
F : Kehalusan Semen
A : Berat benda uji yang tertahan diatas  ayakan Diameter 1,2 mm dan Diameter 0,09 mm.
B ; Berat benda uji mula-mula.
4. 
a. Angka Kehalusan F = < 10 %
b. Sisa diatas ayakan diameter 1,2 mm = 0 %
5.
a. Kehalusan semen berpengaruh pada kecepatan reaksi semen dengan air.
b. Kecepatan reaksi semen dengan air akan mempengaruhi waktu pengikatan awal/akhir semen.
6.
a. Timbangan ketelitian 0,1 gram.
b.  Botol Le Chatelier.
c.  Kerosin/minyak tanah (bebas air)
7. 
BJ = A/(V2-V1)
BJ : Berat Jenis (gr/cm3)
A : Berat semen (gram)
V2 : Volume akhir (2)
V1 : Volume awal (1)
8.
Syarat SK-SNI-1990 antara 3,00 – 3,30 Gram/cm3
9.
a. BJ semen semakin besar (memenuhi syarat) menjadikan BJ beton semakin besar.
b. BJ beton semakin besar menjadikan kuat tekan beton semakin tinggi.
10.
a. Pesawat Vicat 1 set (Alat Vicat, jarum Ø 10 mm, cincin konik)
b. Timbangan (ketelitian 0,1 gram).
c. Stopwatch/arloji.
d. Gelas ukur
e. Alat pengaduk
11.
a. f.a.s = faktor air semen (jumlah/berat air yang ditentukan berdasarkan jumlah/berat semen) 
b. Semen = 200 gram; f.a.s = 0,25 --- air = 50 gram.
12. 
Konsistensi normal dimaksud untuk menentukan jumlah air yang ditambahkan setepat-tepatnya berdasar jumlah semen untuk mendapatkan adonan semen yang normal/tepat.
13. 
10 mm ± 1 mm
14.
a. Konsistensi normal yang terlalu besar (air terlalu banyak) dapat menurunkan kekuatan beton, walaupun memudahkan pengerjaan/pencampuran
b. Konsistensi normal terlalu kecil (air terlalu sedikit) akan menyebabkan adukan sulit dikerjakan, sehingga beton keropos
15. 
Syarat SK-SNI-1990 (

   

  Silahkan dicek...............................


 


 
 

Kamis, 29 Desember 2011

Pengumuman Kelulusan

Pengumuman kelulusan dari
satuan pendidikan paling lambat :
SMA/MA, SMALB dan SMK : 26 Mei 2012
• SMP/MTs, dan SMPLB : 2 Juni 2012
• SD/MI dan SDLB : 4 Juni 2012

Nilai Akhir

Nilai Akhir :
• NA = 0,6 NUN + 0,4 NS
• Peserta didik SMP/MTs, SMPLB, SMA/MA, SMALB, dan
SMK dinyatakan lulus UN apabila peserta didik mencapai
nilai rata-rata NA paling rendah 5,5 dan NA tiap mata
pelajaran paling rendah 4,0.

Kriteria Kelulusan Peserta Didik dari Ujian Sekolah

C. Kriteria kelulusan peserta didik dari US/M ditetapkan oleh satuan
pendidikan masing-masing
NS = 0,6 x NUS + 0,4 NR
Keterangan:
NS : Nilai Sekolah/Madrasah
NUS : Nilai Ujian Sekolah/Madrasah
NR : Rata-rata Nilai Rapor dengan rincian sebagai berikut:
�� SD/MI dan SDLB : semester 7 sampai 11
�� SMP/MTs, SMPLB : semester 1 sampai 5
�� SMA/MA, SMALB : semester 3 sampai 5
�� SMK : semester 1 sampai 5

Ujian Kompetensi Kejuruan (Teori & Praktek)

• Ujian praktek kejuruan harus selesai
dilaksanakan satu bulan sebelum pelaksanaan UN
(palingn lambat tanggal 16 Maret 2012)
• Ujian teori kejuruan dilaksanakan pada bulan
tanggal 19 Maret 2012.
• NKK = 0,7 NPK + 0,3 NTK , dimana NKK: Nilai
Kompetensi Kejuruan, NPK: Nilai Praktek
Kejuruan, dan NTK: Nilai Teori Kejuruan
• Kriteria kelulusan Kompetensi Kejuruan adalah
NKK ≥ 6,0

Jadwal UN 2012

JADWAL UN SMK
No Hari dan Tanggal Jam Mata pelajaran
1
UN
Senin, 16 April 2012 08.00 – 10.00 Bahasa Indonesia
UN Susulan:
Senin, 23 April 2012
2
UN
Selasa, 17 April 2012 08.00 - 10.00 Bahasa Inggris
UN Susulan:
Selasa, 24 April 2012
UN
3 Rabu 18 April 2012 08.00 – 10.00 Matematika
UN Susulan:
Rabu, 25 April 2012

Minggu, 13 November 2011

Soal Gambar Konstruksi dan RAB Kelas 12 TKBB

Soal Nomor 1 s.d. 30 adalah soal Gambar Konstruksi Manual dan Rencana Anggaran Biaya.

Soal Nomor 31 s.d. 50 adalah Gambar AutoCAD.

1. Dalam gambar teknik bangunan, jenis material atau bahan yang dipakai ditunjukkan dengan symbol-simbol. Di bawah ini adalah symbol material….

A. 1: trassram 2: pas. Batu bata 3: tanah urug

B. 1: pas. batu bata 2: tanah urug 3: trassram

C. 1: tanah urug 2: pas. Batu bata 3: trassram

D. 1: tanah urug 2: trassram 3: pas. Batu bata

E. 1: pas. Batu bata 2: trassram 3: tanah urug

2. Pada suatu gambar rencana bangunan tertulis ukuran gambar detail sebuah penampang kolom ukuran 20 X 40 cm dengan skala gambar 1 : 10. Berapakah ukuran sesungguhnya pada gambar tersebut?

A. 20 mm X 40 mm

B. 40 mm X 80 mm

C. 40 mm X 800 mm

D. 200 mm X 400 mm

E. 400 mm X 800 mm

2. Gambar Denah adalah :

A. Gambar tampak atas

B. Gambar tampak atas setinggi 1 meter dari lantai

C. Gambar tampak atas setinggi 2 meter dari lantai

D. Gambar tampak atas setinggi 3 meter dari lantai

E. Gambar Tampak atas setinggi plafond.

3. Pada gambar manual rumah tinggal, gambar potongan terletak ….

  1. Di bawah denah
  2. Di atas denah
  3. Di bawah denah diatas gambar tampak
  4. Di atas denah di bawah gambar tampak
  5. Diatas gambar tampak

4. Gambar bestek terdiri dari …..

  1. Gambar arsitektur, gambar struktur, gambar penjelas/detail.
  2. Gambar detail pondasi, detail kusen pintu/jendela, detail kuda-kuda/atap
  3. Gambar denah, potongan melintang, potongan memanjang
  4. Gambar denah, tampak muka, tampak samping.
  5. Gambar denah, gambar situasi, gambar penjelas/detail

5. Gambar arsitektur terdiri dari…..

  1. Gambar rangka beton, atap, kuda-kuda, palfond, pondasi
  2. Gambar denah, gambar potongan, gambar tampak, gambar situasi
  3. Gambar struktur, gambar penjelas/detail, gambar tampak
  4. Gambar bestek, gambar struktur, gambar sket
  5. Gambar tampak. Muka, tampak samping, tampak belakang

6. Gambar teknik rencana bangunan yang skala-nya 1:100 ialah ….

  1. Gambar sketsa, denah, potongan, tampak
  2. Gambar denah, situasi, potongan, tampak
  3. Gambar denah, potongan, tampak
  4. Gambar situasi, pra rencana, gambar sket
  5. Gambar struktur, gambar penjelas, gambar arsitektur

7. Tahapan pekerjaan pembuatan bangunan ialah sebagai berikut…..

A. Tahap operasi/pemeliharaan, pembangunan fisik, rencana, study kelayakan, study pendahuluan

B. Tahap operasi/pemeliharaan, study kelayakan, study pendahuluan, pembangunan fisik

C. Tahap operasi/pemeliharaan, study pendahuluan, study kelayakan, rencana, pembangunan fisik

D. Tahap study pendahuluan, study kelayakan, perencanaan, pembangunan fisik, operasi/pemeliharaan

E. Tahap study pendahuluan, perencanaan, pembangunan fisik, study kelayakan, operasi/pemeliharaan.

8. Tahap perencanaan/Desain meliputi pekerjaan ….

A. Pembuatan gambar bestek, penetapan program kerja, anggaran biaya

B. Pembuatan gambar bestek, penetapan program kerja, pembuatan dokumen

C. Pembuatan gambar bestek, dan penetapan program kerja

D. Pembuatan gambar bestek, penetapan program kerja, anggaran biaya, pembuatan dokumen

E. Pembuatan gambar bestek, penetapan program kerja, anggaran biaya, pembuatan dokumen, pembuatan detail.

9. Rencana Anggaran Biaya dalam ilmu bangunan adalah merencanakan suatu bangunan yang menyangkut aspek…

A. Bentuk, fungsi, pelaksanaan, dan biaya

B. Bentuk, fungsi, pelaksanaan, biaya, dan keuntungan

C. Bentuk, fungsi, dan biaya

D. Bentuk, fungsi, biaya, dan rencana

E. Bentuk, fungsi, biaya, dan pelaksana bangunan.

10. Pihak yang terlibat dalam pelaksanaan bangunan meliputi…

A. Perencana, pemborong, pelaksana

B. Perencana, pemborong, pengawas

C. Perencana, pemborong, pelaksana, pengawas, mandor, tukang, tenaga

D. Prinsipal, perencana, pemborong, pelaksana, mandor, tukang, tenaga

E. Prinsipal, perencana, pemborong, pelaksana, pengawas.

11. Pernyataan yang salah ialah….

A. Prinsipal adalah pemberi tugas

B. Perencana adalah desainer

C. Pelaksana adalah penanggung jawab pelaksanaan fisik bangunan

D. Direksi adalah pengawas bangunan

E. Pengawas bangunan adalah mandor tukang dan tenaga bangunan

12. Pengadaan barang dan jasa dalam proyek konstruksi dapat dilakukan dengan

A. Pelelangan, pemilihan langsung, penunjukan langsung dan swadaya

B. Pelelangan, pemilihan langsung, penunjukan langsung dan swakelola

C. Pelelangan, pemilihan langsung, penunjukan langsung dan swadana

D. Pelelangan, pemilihan langsung ,pengadaan langsung ,swakelola, swadana

E. Pelelangan, , penunjukan langsung swakelola dan swasembada

13. Yang dimaksud dengan pekerjaan swakelola adalah ….

A. Pekerjaan yang dilelang/diborongkan oleh pihak swasta

B. Pelaksanaan pekerjaan yang di kerjakan , diawasi dan didanai sendiri

C. Pelaksanaan pekerjaan yang direncanakan, di kerjakan dan diawasi sendiri

D. Pelaksanaan pekerjaan yang direncanakan, di kerjakan ,diawasi dan didanai sendiri

E. Pekerjaan yang direncanakan konsultan , di kerjakan ,diawasi dan didanai sendiri

14. Yang termasuk dengan sumber daya proyek adalah :

A. tukang , bahan ,perencana, kontraktor

B. owner, kontraktor, uang, bahan dan alat

C. metode, uang, bahan ,alat dan manusia

D. tukang , bahan , alat dan metoda

E. kontraktor, pengawas dan suplayer

15. Yang termasuk tiga kendala proyek adalah

A. mutu , biaya dan jasa

B. mutu, biaya dan RAB

C. mutu, biaya dan jadwal

D. mutu, biaya dan pelaksanaan

E. mutu ,biaya dan waktu

16. Sebutkan jenis-jenis lapisan pembentuk pondasi batu kali dari lapisan paling bawah ke lapisan atas …….

a. Tanah asli; Pasir Urug; Pas.Anstamping; Pas.Pondasi Batu kali.

b. Tanah asli; Pas. Anstamping, Pasir Urug; Sloop

c. Pas.Anstamping; Pasir Urug; Sloop; Pas. Pondasi Batu kali

d. Tanah asli; Batu pasang; Pasir Urug; Kolom praktis

e. Tanah asli; Beton tumbuk; Pasir Urug; Pas. Batu kali;Sloof

17. Fungsi batu kosong dalam pekerjaan pasangan pondasi ádalah :

A. Memperbaiki struktur tanah dasar pondasi

B. Menghemat penggunaan sepesi

C. Memperkokoh kedudukan pondasi

D. Mencegah pondasi tidak mudah terguling

E. Mencegah pondasi tidak mudah retak

18. Pondasi merupakan bangunan paling bawah yang berfungsi sebagai

pemikul bangunan di atasnya termasuk beratnya sendiri,untuk dipindahkan pada tanah di bawahnya, maka pondasi harus direncanakan ....

A. Bentuknya sederhana, tidak mudah pecah, tidak amblas,tidak terguling,tidak bergeser

B. Bentuknya trapesium, kokoh, tidak pecah, tidak amblas, tidak bergeser

C. Mudah dibuat, tidak terguling, tidak geser, kaku, kokoh dan stabil

D. Kokoh, stabil, mampu menahan beban vertikal maupun horisontal

E. Kokoh, stabil, mampu menahan gempa tektonik maupun vulkanik

19. Bila sebuah pondasi langsung dan menerus direncanakan memikul beban 4 ton dan daya dukung tanah dilokasi tersebut 0,5 kg/cm2 ,maka ukuran lebar bawah pondasi adalah :

A. 60 cm

B. 70 cm

C. 80 cm

D. 90 cm

D. 100 cm

20. Untuk membuat sudut siku di lapangan sebagai garis as pondasi,selain menggunakan siku rangka dapat dilakukan dengan cara :

A. Perbandingan panjang sisi segitiga 1 : 2 : 3

B. Perbandingan panjang sisi segitiga 2 : 3 : 4

C. Perbandingan panjang sisi segitiga 3 : 4 : 5

D. Perbandingan panjang sisi segitiga 4 : 5 : 6

E. Perbandingan panjang sisi segitiga 5 : 6 : 7

21. Sebutkan fungsi dari sloof pada konstruksi bangunan…..

A. Menahan beban pondasi

B. Menahan beban kolom praktis

C. Menjaga pemerataan penurunan bangunan akibat beban struktur

D. Batas elevasi tanah

E. Menahan beban tanah keras.

22. Diketahui detail sebuah penampang pondasi seperti gambar berikut ini, bila panjang pondasi 100 m , maka.volume galian pondasi adalah …

A. 40 M3

B. 50 M3

C. 60 M3

D. 70 M3

E. 75 M3

23. Dari gambar detail pondasi berikut ini, jika panjang pondasi 100 m, maka volume pasangan pondasi adalah….

A. 22,50 M3

B. 38,00 M3

C. 38,25 M3

D. 38,50 M3

E. 60,00 M3

24. Dari daftar analisa 1 m3 pas. batu kali dibutuhkan 1,200 m3 batu kali , 0,560 m3 pasir dan 3,384 zak semen , bila volume pondasi 38,5 m3 maka bahan bahan yang dibutuhkan :

A. batu kali 45,60 m3, semen 128,592 zak , pasir 21,00 m3

B. batu kali 46,00 m3, semen 130,00 zak , pasir 21, 28 m3

C. batu kali 46,20 m3, semen 130,284 zak , pasir 21,56 m3

D. batu kali 47,90 m3, semen 139,438 zak , pasir 21,42 m3

E. batu kali 72,00 m3, semen 203,04 zak , pasir 33,60 m3

25. 1 m3 beton diperlukan 7,200 zak semen, 0,54 m3 pasir, 0,82 m3 kerikil, bila volume pekerjaan beton yang harus dikerjakan 50 m3 maka jumlah bahan bahan yang dibutuhkan

A. 36 zak semen, 2,7 m3 pasir dan 4,1 m3 kerikil

B. 260 zak semen, 21 m3 pasir dan 30 m3 kerikil

C. 300 zak semen, 23 m3 pasir dan 31 m3 kerikil

D. 306 zak semen, 25 m3 pasir dan 40 m3 kerikil

E. 360 zak semen, 27 m3 pasir dan 41 m3 kerikil

26. 1 m3 usuk 4/6 x 4m dan 1 m3 balok 6/12 x 3m, jumlah masing masing adalah

A. usuk 104 batang dan balok 45 batang

B. usuk 105 batang dan balok 44 batang

C. usuk 106 batang dan balok 47 batang

D. usuk 104 batang dan balok 46 batang

E. usuk 103 batang dan balok 46 batang

27. Diketahui denah bangunan seperti gambar di bawah ini, kemiringan atap 30°,berapakah luas atap bangunan tersebut

A. 176,00 m2

B. 176,78 m2

C. 177,00 m2

D. 166,27 m2

E. 166,00 m2

28. Sebelum melakukan pekerjaan bangunan bertingkat, perlengkapan/peralatan K3 yang perlu dipersiapkan/dipakai yaitu :

A. Masker/topeng pelindung, sarung tangan, rompi kulit

B. Topi helm, sepatu lapangan, sabuk pengaman

C. Pagar proyek, penangkal petir sementara, plat form

D. Safety patrol, safety supervisor, safety meeting

E. Bendera K3, Signboard, bendera perusahaan

29. Yang dimaksud dengan pekerjaan swakelola adalah ….

A. Pekerjaan yang dilelang/diborongkan oleh pihak swasta

B. Pelaksanaan pekerjaan yang di kerjakan , diawasi dan didanai sendiri

C. Pelaksanaan pekerjaan yang direncanakan, di kerjakan dan diawasi sendiri

D. Pelaksanaan pekerjaan yang direncanakan, di kerjakan ,diawasi dan didanai sendiri

E. Pekerjaan yang direncanakan konsultan , di kerjakan ,diawasi dan didanai sendiri

30. Yang termasuk tiga kendala proyek adalah

A. mutu , biaya dan jasa

B. mutu, biaya dan RAB

C. mutu, biaya dan jadwal

D. mutu, biaya dan pelaksanaan

E. mutu ,biaya dan waktu