Senin, 05 Oktober 2009


Cetakan Kolom


Papan cetakan
Cetakan kolom bisa terbuat dari papan maupun multipleks. Untuk kolom berpenampang luas, apabila acuannya menggunakan papan maka perlu menyambung papan cetakan tersebut dengan beberapa klam perangkai. Yang perlu diperhatikan adalah kerapatan dari sambungan – sambungan yang dibuat, sehingga air semen tidak keluar melalui celah – celah sambungan.


Pemasangan cetakan kolom dilakukan setelah tulangan kolom terpasang di tempatnya dengan bantuan penjaga jarak atau beton deking . Kemudian dilakukan pengecekan ketegakan begisting kolom dengan menggunakan unting – unting atau theodolit. Untuk menstabilkan kedudukan, ketegakan kolom dan kelurusan terhadap kolom yang lain, dipasang skor.



Klam perangkai
Klam perangkai dibuat dengan memanfaatkan sisa / potongan kayu yang tidak terpakai,

asalkan panjangnya masih cukup panjang selebar cetakan yang akan disambung

dan lebar klam perangkai 10 cm.


Jarak klam tergantung dari besar kecilnya kolom yang dibuat,

semakin besar kolom yang dibuat, semakin rapat jaraknya, begitu pula sebaliknya.

Biasanya dibuat berkisar antara 40 – 60 cm.

Bagian lebar cetakan = b + ( 2 x ½ d )
Bagian panjang cetakan= l + ( 2 x ½ d )
b = lebar kolom
l = panjang kolom
d = tebal papan



Papan Penjepit Cetakan
Fungsi penjepit ini adalah untuk menahan cetakan agar tidak pecah ketika beton dicor. Penjepit ini dipasang sesuai dengan jarak klam perangkai yang dibuat. Panjang penjepi tergantung dari ukuran kolom yang dibuat.


Tidak ada komentar:

Poskan Komentar